GemaNusantara.id – Ponorogo, 22 Mei 2026 – Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan daya tariknya sebagai daerah tujuan wisata alam di Jawa Timur. Tidak hanya dikenal melalui kesenian Reog, Ponorogo juga memiliki kawasan wisata pegunungan dan telaga yang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Salah satu destinasi yang mulai banyak dilirik wisatawan adalah Mloko Sewu, kawasan wisata alam yang berada di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.
Mloko Sewu menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati keindahan Telaga Ngebel dari ketinggian. Jika wisatawan biasanya menikmati Telaga Ngebel dari area tepian danau, maka Mloko Sewu menawarkan pengalaman berbeda: melihat hamparan telaga, perbukitan hijau, dan lanskap alam Ponorogo dari sudut pandang yang lebih luas. Lokasi wisata ini berada di sekitar kawasan Telaga Ngebel dan dikenal memiliki suasana yang masih asri.
Pesona Alam yang Menjadi Daya Tarik Utama
Daya tarik utama Mloko Sewu terletak pada panorama alamnya. Dari kawasan ini, pengunjung dapat melihat perpaduan antara telaga, bukit, pepohonan, dan langit terbuka yang menciptakan suasana sejuk serta menenangkan. Kondisi tersebut membuat Mloko Sewu cocok menjadi pilihan wisata keluarga, wisata akhir pekan, maupun tempat singgah bagi pengunjung yang ingin mencari suasana alam jauh dari keramaian kota.
Selain panorama alam, Mloko Sewu juga dikenal sebagai tempat yang menarik untuk berfoto. Sejumlah spot foto dibuat menghadap langsung ke lanskap Telaga Ngebel dan perbukitan di sekitarnya. Bagi wisatawan muda, tempat ini menjadi pilihan karena menghadirkan kombinasi antara wisata alam dan kebutuhan konten visual yang menarik.
Alternatif Wisata di Kawasan Telaga Ngebel
Keberadaan Mloko Sewu menambah ragam pilihan wisata di kawasan Ngebel. Selama ini, Telaga Ngebel menjadi salah satu ikon wisata alam Ponorogo. Namun, kehadiran destinasi seperti Mloko Sewu membuat pengalaman wisata di kawasan tersebut menjadi lebih lengkap.
Wisatawan tidak hanya bisa menikmati suasana telaga dari dekat, tetapi juga dapat melihat kawasan Ngebel dari ketinggian. Hal ini memberi nilai tambah bagi sektor pariwisata lokal karena pengunjung memiliki lebih banyak pilihan aktivitas dalam satu kawasan perjalanan.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga menempatkan kawasan sekitar Telaga Ngebel sebagai wilayah yang memiliki potensi pengembangan wisata. Dalam rencana penguatan desa penyangga kawasan Telaga Ngebel, Desa Pupus disebut memiliki potensi alam seperti Mloko Sewu, Mloko Jajar, dan Hutan Lindung Sigogor.
Wisata Terjangkau untuk Liburan Akhir Pekan
Mloko Sewu juga dikenal sebagai destinasi wisata yang relatif terjangkau. Informasi dari Badan Otorita Borobudur menyebut tiket masuk kawasan ini sekitar Rp10.000, dengan jam operasional pukul 09.00–18.00 WIB. Sementara informasi yang dikutip Perhutani pada Januari 2026 menyebut kawasan ini buka setiap hari pukul 08.00–18.00 WIB. Karena informasi jam operasional dapat berubah, wisatawan sebaiknya tetap memastikan ulang sebelum berkunjung.
Dengan biaya masuk yang cukup ramah di kantong, Mloko Sewu dapat menjadi pilihan bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Kawasan ini juga berpotensi mendukung ekonomi masyarakat sekitar melalui usaha kuliner, parkir, jasa foto, hingga produk lokal.
Perlu Pengelolaan yang Konsisten
Potensi wisata Mloko Sewu perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Kebersihan area wisata, keselamatan pengunjung di titik foto ketinggian, akses jalan, penataan parkir, serta fasilitas dasar seperti toilet dan tempat ibadah menjadi hal penting yang harus terus diperhatikan.
Jika pengelolaan dilakukan secara konsisten, Mloko Sewu dapat berkembang bukan hanya sebagai tempat swafoto, tetapi juga sebagai destinasi wisata alam yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat Desa Pupus dan kawasan Ngebel secara lebih luas.
Menguatkan Citra Wisata Ponorogo
Mloko Sewu menunjukkan bahwa Ponorogo memiliki potensi wisata yang tidak hanya bertumpu pada kekuatan budaya, tetapi juga pada keindahan alam. Kombinasi antara Reog sebagai identitas budaya, Telaga Ngebel sebagai ikon wisata alam, dan Mloko Sewu sebagai titik panorama dari ketinggian dapat menjadi paket daya tarik yang kuat bagi wisatawan.
Dengan promosi yang tepat, pengelolaan yang berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat lokal, Mloko Sewu berpeluang menjadi salah satu destinasi unggulan di kawasan Ngebel. Wisata ini tidak hanya menawarkan pemandangan indah, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pariwisata.
