Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Gema nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Iklan
    • Home
    • Hukum
    • Pajak
    • Politik
    • Investasi
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Sosial
    • Teknologi
    Gema nusantara
    Home » Pengawasan Perdagangan Global Diperketat untuk Tekan Praktik Under Invoicing
    Ekonomi

    Pengawasan Perdagangan Global Diperketat untuk Tekan Praktik Under Invoicing

    TresnandaBy TresnandaJune 27, 2026
    Share
    Facebook Twitter Email WhatsApp

    Gema–Nusantara.id – Surabaya, 27 Juni 2026 – Praktik under invoicing dalam perdagangan internasional kembali menjadi sorotan karena dinilai sebagai salah satu celah utama yang menyebabkan kebocoran penerimaan negara di berbagai negara, termasuk Indonesia.

    Skema ini terjadi ketika nilai transaksi barang dalam dokumen ekspor-impor dilaporkan lebih rendah dibandingkan nilai sebenarnya. Akibatnya, potensi pajak dan bea masuk yang seharusnya diterima negara ikut berkurang secara signifikan.

    Tantangan Global dalam Pengawasan Perdagangan

    Praktik under invoicing bukan hanya persoalan nasional, melainkan juga tantangan global yang kompleks. Banyak negara menghadapi pola yang sama, terutama pada sektor komoditas dan perdagangan lintas negara dengan nilai transaksi besar.

    Sejumlah pendekatan telah dikembangkan untuk mengatasi persoalan ini, dengan fokus pada penguatan sistem pengawasan berbasis data dan teknologi, bukan semata-mata penindakan hukum.

    Integrasi Data Jadi Kunci Pengawasan Modern

    Salah satu strategi yang banyak diterapkan adalah integrasi data lintas lembaga, termasuk otoritas pajak, bea cukai, bank sentral, dan otoritas devisa. Dengan sistem ini, setiap transaksi dapat diverifikasi secara menyeluruh, mulai dari dokumen impor, laporan keuangan, hingga arus pembayaran valuta asing.

    Selain itu, sejumlah negara juga membangun database nilai pabean berbasis harga komoditas global dan riwayat transaksi sebelumnya. Sistem ini memungkinkan deteksi otomatis terhadap transaksi yang mencurigakan atau tidak sesuai dengan harga pasar.

    Pemanfaatan Transfer Pricing dan AEOI

    Dalam transaksi perusahaan multinasional, penguatan dokumentasi transfer pricing menjadi instrumen penting untuk memastikan kewajaran harga. Dokumen seperti master file, local file, dan Country-by-Country Report (CbCR) digunakan untuk menguji konsistensi harga antarperusahaan afiliasi.

    Di sisi lain, mekanisme Automatic Exchange of Information (AEOI) juga semakin diperkuat. Melalui pertukaran data lintas negara, perbedaan nilai ekspor-impor dapat dengan mudah terdeteksi antara negara asal dan negara tujuan.

    Teknologi AI Perkuat Sistem Pengawasan

    Negara-negara maju kini mulai mengandalkan kecerdasan buatan (artificial intelligence), machine learning, serta risk scoring untuk mengidentifikasi pola transaksi berisiko tinggi.

    Pendekatan ini membuat pengawasan menjadi lebih efisien karena otoritas tidak lagi harus memeriksa seluruh transaksi secara manual, melainkan hanya fokus pada indikasi yang dianggap berisiko tinggi.

    Pendekatan Berbasis Risiko Lebih Efektif

    Model pengawasan berbasis risiko dinilai lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional. Transaksi dengan pola tidak wajar, harga terlalu rendah, atau keterkaitan dengan perusahaan afiliasi luar negeri menjadi prioritas pemeriksaan.

    Dengan cara ini, sumber daya pengawasan dapat difokuskan pada area yang paling berpotensi menimbulkan kerugian negara.

    Pandangan Praktisi Fiskal dan Kebijakan

    Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal & Moneter KADIN Jawa Timur sekaligus Ketua FERADI WPI DPC Sidoarjo, Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, menilai bahwa penguatan pengawasan perdagangan internasional tidak bisa lagi dilakukan secara parsial.

    Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah bagaimana membangun sistem yang mampu mengintegrasikan data secara real time sekaligus tetap menjaga kelancaran arus perdagangan.

    “Pengawasan yang efektif bukan hanya soal penindakan, tetapi bagaimana sistem mampu mencegah kebocoran sejak awal melalui data yang terintegrasi dan analisis berbasis risiko,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan otoritas fiskal menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang transparan namun tetap kompetitif.

    Dorongan untuk Indonesia

    Berbagai praktik internasional tersebut dinilai dapat menjadi rujukan bagi Indonesia dalam memperkuat sistem pengawasan perdagangan. Penguatan tidak cukup hanya dengan penegakan sanksi, tetapi juga transformasi sistem berbasis teknologi dan integrasi data lintas lembaga.

    Kombinasi antara teknologi, regulasi, dan kerja sama internasional diyakini mampu menekan potensi kebocoran penerimaan negara secara lebih efektif.

    Kesimpulan

    Praktik under invoicing menunjukkan bahwa tantangan perdagangan global semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan yang modern. Sistem pengawasan berbasis data, teknologi kecerdasan buatan, serta kerja sama internasional menjadi elemen penting dalam menciptakan sistem perdagangan yang lebih adil, transparan, dan akuntabel.

     

    kebijakan fiskal perdagangan internasional under invoicing
    Share. Facebook Twitter Tumblr Email WhatsApp

    Related Posts

    Kasus Asuransi Kapal Pelni, KPK Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi di Jasindo

    July 31, 2026

    Negara Bangun Kampus Baru, Persoalan UKT dan Kesejahteraan Dosen Belum Tuntas

    July 30, 2026

    Kenal Lebih Dekat Nano Widodo, Pendamping Hukum yang Bantu Debitur Selesaikan Persoalan Kredit

    July 30, 2026
    Terkini
    Budaya

    Warisan Filsafat Jawa Ki Ageng Suryomentaram dalam Pandangan Eko Wahyu Pramono

    By TresnandaJune 28, 20260

    Global-Nusantara.id – Yogyakarta, 28 Juni 2026 – Filsafat Ki Ageng Suryomentaram dinilai tetap relevan untuk…

    Wajib Dicoba..!! Makanan di Gabs Gastronomi Tidak Ada Nama Menu, Tapi Rasanya Enak Banget

    May 19, 2026

    Tradisi Sakral 1 Suro Keraton Surakarta, Merawat Pusaka dan Jati Diri Jawa

    June 20, 2026

    Tingkatkan Kompetensi Pajak, FERADI WPI Gelar Pelatihan C.FTAX

    May 23, 2026
    Tentang Kami

    PT GEMA NUSANTARA INDONESIA adalah perusahaan media digital yang menaungi GemaNusantara.id sebagai platform media siber dengan tagline “Berita untuk Indonesia”.

    Update

    Kasus Asuransi Kapal Pelni, KPK Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi di Jasindo

    July 31, 2026

    Negara Bangun Kampus Baru, Persoalan UKT dan Kesejahteraan Dosen Belum Tuntas

    July 30, 2026
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    © 2026 Gema Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.