Gema-Nusantara.id – Jakarta, 25 Juni 2026 – Pemerintah kembali menunda pelaksanaan program insentif pembelian motor listrik yang semula diharapkan dapat segera berjalan pada tahun 2026. Kebijakan tersebut kini diperkirakan baru bisa direalisasikan paling cepat pada Agustus 2026, setelah masih berlangsungnya pembahasan lintas kementerian dan lembaga.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa penundaan dilakukan karena pemerintah masih melakukan pengkajian mendalam terkait skema pelaksanaan, termasuk mekanisme penyaluran dan dampaknya terhadap fiskal negara.
“Masih dikaji lagi, sementara dikaji dulu. Implementasinya paling cepat Agustus,” ujar Airlangga.
Skema Subsidi Masih Dievaluasi
Dalam rancangan awal, pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif sekitar Rp5 juta per unit untuk pembelian motor listrik baru. Nilai tersebut mengalami penyesuaian dibandingkan skema sebelumnya pada 2024 yang mencapai Rp7 juta per unit.
Selain besaran subsidi, pemerintah juga masih membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari kuota penerima, kriteria masyarakat yang berhak, hingga mekanisme distribusi agar program lebih tepat sasaran.
Dorong Transisi Energi, Tapi Tetap Jaga Fiskal
Program insentif motor listrik merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Di sisi lain, pemerintah juga harus menjaga keseimbangan fiskal agar kebijakan stimulus tidak membebani anggaran negara.
Karena itu, evaluasi terhadap efektivitas program sebelumnya menjadi salah satu dasar utama penundaan kebijakan ini.
Industri Tunggu Kepastian Kebijakan
Penundaan ini memberikan dampak langsung terhadap pelaku industri kendaraan listrik yang sebelumnya berharap adanya kepastian insentif untuk mendorong peningkatan penjualan.
Pelaku industri menilai ketidakjelasan jadwal implementasi dapat menahan minat konsumen dalam jangka pendek, meskipun prospek kendaraan listrik di Indonesia masih dinilai positif dalam jangka panjang.
Belum Ada Keputusan Final
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan keputusan final terkait skema insentif, termasuk besaran anggaran dan kuota nasional. Seluruh kebijakan masih dalam tahap finalisasi lintas kementerian dan lembaga.
Dengan demikian, kepastian implementasi program insentif motor listrik masih menunggu keputusan resmi pemerintah dalam beberapa bulan ke depan.
