Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Gema nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Iklan
    • Home
    • Hukum
    • Pajak
    • Politik
    • Investasi
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Sosial
    • Teknologi
    Gema nusantara
    Home » Nadia Nilai Buku Merebut Independensi Pengadilan Pajak Relevan untuk Mahasiswa
    Hukum

    Nadia Nilai Buku Merebut Independensi Pengadilan Pajak Relevan untuk Mahasiswa

    TresnandaBy TresnandaMay 23, 2026
    Share
    Facebook Twitter Email WhatsApp

    GemaNusantara.id – Surabaya — Buku Merebut Independensi Pengadilan Pajak: Keadilan Fiskal, Konflik Kepentingan, dan Masa Depan Reformasi mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa. Salah satunya datang dari Nadia, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Surabaya, yang menilai buku tersebut penting dibaca oleh generasi muda, khususnya mereka yang tertarik pada isu hukum, pajak, dan keadilan publik.

    Menurut Nadia, buku karya Yulianto Kiswocahyono dan Eko Wahyu Pramono tersebut mampu membuka ruang pemahaman baru mengenai posisi Pengadilan Pajak dalam sistem hukum Indonesia. Ia menilai, pembahasan dalam buku itu tidak hanya relevan bagi praktisi hukum dan perpajakan, tetapi juga bagi mahasiswa yang ingin memahami hubungan antara negara, wajib pajak, dan prinsip keadilan fiskal.

    Dinilai Mudah Dipahami Mahasiswa

    Nadia menyampaikan bahwa isu independensi Pengadilan Pajak sering kali dianggap berat dan hanya dekat dengan kalangan profesional. Namun, melalui buku tersebut, pembaca awam dapat memahami bahwa sengketa pajak bukan sekadar persoalan angka, melainkan juga menyangkut perlindungan hak, kepastian hukum, dan keseimbangan kewenangan negara.

    “Buku ini membantu mahasiswa melihat bahwa pajak tidak hanya soal kewajiban membayar, tetapi juga soal keadilan dalam proses penyelesaian sengketa. Bahasa dan alurnya membuat isu yang serius menjadi lebih mudah dipahami,” ujar Nadia.

    Ia juga mengapresiasi keberanian penulis dalam mengangkat isu konflik kepentingan dan kebutuhan reformasi kelembagaan Pengadilan Pajak. Menurutnya, gagasan tersebut penting karena lembaga peradilan harus berdiri secara independen agar kepercayaan publik terhadap sistem hukum tetap terjaga.

    Relevan untuk Kajian Hukum dan Pajak

    Nadia menilai buku ini dapat menjadi bahan bacaan pendukung bagi mahasiswa hukum, akuntansi, perpajakan, administrasi publik, maupun ekonomi. Isu yang dibahas dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan praktik bernegara, terutama dalam memastikan bahwa kebijakan fiskal berjalan selaras dengan prinsip keadilan.

    “Sebagai mahasiswa, saya melihat buku ini bukan hanya sebagai bacaan akademik, tetapi juga sebagai pengingat bahwa reformasi hukum dan pajak harus terus dibicarakan. Pengadilan Pajak memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan negara dan hak wajib pajak,” katanya.

    Mendorong Literasi Keadilan Fiskal

    Apresiasi Nadia menunjukkan bahwa pembahasan mengenai independensi Pengadilan Pajak mulai mendapat perhatian dari kalangan muda. Buku ini dinilai mampu mendorong literasi hukum dan fiskal agar masyarakat tidak hanya memahami pajak sebagai instrumen penerimaan negara, tetapi juga sebagai ruang yang harus diawasi agar tetap adil dan akuntabel.

    Nadia berharap buku tersebut dapat menjangkau lebih banyak pembaca, terutama mahasiswa dan generasi muda, agar diskusi mengenai reformasi Pengadilan Pajak tidak berhenti di kalangan praktisi saja.

    “Buku ini penting karena mengajak pembaca berpikir lebih kritis. Keadilan fiskal bukan hanya urusan pemerintah atau wajib pajak besar, tetapi juga bagian dari masa depan tata kelola hukum yang lebih baik,” tutupnya.

     

    Buku Pengadilan Pajak Eko Wahyu Pramono GemaNusantara.id Hukum Pajak Independensi Pengadilan Pajak Keadilan Fiskal Literasi Hukum Mahasiswa Swasta Surabaya Nadia Mahasiswa Surabaya Reformasi Pengadilan Pajak Sengketa Pajak Yulianto Kiswocahyono
    Share. Facebook Twitter Tumblr Email WhatsApp

    Related Posts

    Kabinet Bayangan Tantang Pemerintah Hadirkan Kebijakan Berbasis Keahlian

    August 1, 2026

    Kasus Asuransi Kapal Pelni, KPK Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi di Jasindo

    July 31, 2026

    Negara Bangun Kampus Baru, Persoalan UKT dan Kesejahteraan Dosen Belum Tuntas

    July 30, 2026
    Terkini
    Budaya

    Warisan Filsafat Jawa Ki Ageng Suryomentaram dalam Pandangan Eko Wahyu Pramono

    By TresnandaJune 28, 20260

    Global-Nusantara.id – Yogyakarta, 28 Juni 2026 – Filsafat Ki Ageng Suryomentaram dinilai tetap relevan untuk…

    Wajib Dicoba..!! Makanan di Gabs Gastronomi Tidak Ada Nama Menu, Tapi Rasanya Enak Banget

    May 19, 2026

    Tradisi Sakral 1 Suro Keraton Surakarta, Merawat Pusaka dan Jati Diri Jawa

    June 20, 2026

    Tingkatkan Kompetensi Pajak, FERADI WPI Gelar Pelatihan C.FTAX

    May 23, 2026
    Tentang Kami

    PT GEMA NUSANTARA INDONESIA adalah perusahaan media digital yang menaungi GemaNusantara.id sebagai platform media siber dengan tagline “Berita untuk Indonesia”.

    Update

    Kabinet Bayangan Tantang Pemerintah Hadirkan Kebijakan Berbasis Keahlian

    August 1, 2026

    Kasus Asuransi Kapal Pelni, KPK Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi di Jasindo

    July 31, 2026
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    © 2026 Gema Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.