Gema-Nusantara.id – Surabaya, 16 Agustus 2026 – Warga Jalan Simo Gunung Kramat Barat Gang VI, RT 009/RW 014, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, menggelar malam tasyakuran dan pentas seni dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Sejumlah rangkaian acara disiapkan, antara lain pembagian hadiah perlombaan, pentas tari, hiburan musik, bernyanyi bersama, doa, hingga makan bersama.
Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Warga berkumpul menikmati rangkaian acara sekaligus memanfaatkan momentum peringatan kemerdekaan untuk mempererat hubungan antarwarga.
Hadiah Lomba Tambah Semarak Suasana
Pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan menjadi salah satu agenda yang paling mendapat perhatian.
Hadiah diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang sebelumnya telah mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan peringatan 17 Agustus.
Suasana semakin semarak ketika nama-nama pemenang diumumkan. Warga memberikan tepuk tangan dan dukungan kepada para peserta yang berhasil meraih juara.
Rangkaian perlombaan juga menjadi bagian dari upaya membangun interaksi, kekompakan serta semangat kebersamaan di lingkungan RT 009/RW 014.
Pentas Seni Jadi Ruang Kreativitas Warga
Selain pembagian hadiah, panggung malam tasyakuran turut diisi dengan penampilan tari dan hiburan musik.
Pentas seni menjadi ruang bagi warga, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk menampilkan kreativitas mereka di hadapan masyarakat.
Suasana semakin hangat saat warga ikut bernyanyi bersama. Kegiatan yang berlangsung di tengah lingkungan permukiman tersebut berubah menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk menikmati malam menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Bukan Hanya Perayaan, tetapi Kebersamaan
Galang dari Karang Taruna setempat mengatakan bahwa malam tasyakuran tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga memiliki nilai sosial bagi masyarakat.
“Acara malam tasyakuran tahun ini berlangsung sangat meriah dan warga antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Bagi kami di Karang Taruna, kegiatan seperti ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, kekompakan, dan semangat gotong royong antarwarga,” ujar Galang.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak dan pemuda menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut.
“Kami juga senang karena anak-anak dan para pemuda ikut terlibat dalam perlombaan maupun pentas seni. Harapannya, semangat kebersamaan ini tidak hanya terasa saat perayaan 17 Agustus, tetapi terus terjaga dalam berbagai kegiatan masyarakat ke depan,” tambahnya.
Galang menilai partisipasi generasi muda dalam kegiatan lingkungan dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama dengan masyarakat.
Ditutup Doa dan Makan Bersama
Setelah seluruh rangkaian pembagian hadiah dan pentas seni selesai, warga melaksanakan doa bersama.
Doa menjadi bagian dari ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar masyarakat senantiasa diberikan keamanan, kesehatan, kerukunan serta keberkahan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama. Warga menikmati hidangan dalam suasana santai dan kekeluargaan.
Malam tasyakuran di Simo Gunung Kramat Barat Gang VI tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui perlombaan, pentas seni, hiburan hingga doa dan makan bersama, warga menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat silaturahmi, persatuan dan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.
