Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Gema nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Iklan
    • Home
    • Hukum
    • Pajak
    • Politik
    • Investasi
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Sosial
    • Teknologi
    Gema nusantara
    Home » Ratusan Pelajar Karo Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG
    Hukum

    Ratusan Pelajar Karo Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG

    TresnandaBy TresnandaAugust 14, 2026
    Share
    Facebook Twitter Email WhatsApp

    Gema-Nusantara.id – Karo, 14 Agustus 2026 – Ratusan pelajar di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus mendapatkan penanganan medis setelah mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8/2026).

    Peristiwa tersebut antara lain menimpa siswa SMAN 1 Berastagi, SMA Swasta Bersama, SMK Swasta Bersama, SMP Negeri 3 Kabanjahe, serta SMP Swasta Bersama. Para siswa dilaporkan mengalami sejumlah keluhan, mulai dari rasa gatal pada mulut dan kulit hingga sesak napas setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan.

    Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Utara Wilayah IV, Zulkarnain Barus, sebelumnya menyampaikan sedikitnya 265 siswa dari tiga SMA dan SMK terdampak. Data tersebut terdiri atas 202 siswa SMAN 1 Berastagi, 25 siswa SMA Swasta Bersama, dan 38 siswa SMK Swasta Bersama. Data lain yang berkembang pada malam hari menyebut jumlah siswa SMA/SMK terdampak mencapai 269 orang.

    Jumlah tersebut belum memasukkan siswa dari dua sekolah tingkat SMP yang juga dilaporkan mengalami keluhan serupa. Karena pendataan masih berkembang, angka keseluruhan korban masih dapat berubah.

    Siswa Dievakuasi ke Sejumlah Rumah Sakit

    Para siswa yang mengalami keluhan dievakuasi untuk memperoleh penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Karo. Berdasarkan keterangan pejabat pendidikan setempat, kondisi para siswa secara umum dilaporkan stabil, meskipun terdapat korban yang mengalami sesak napas.

    Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan proses evakuasi siswa menggunakan kursi roda dan tempat tidur pasien. Situasi tersebut sempat menarik perhatian warga karena korban datang secara bertahap ke fasilitas kesehatan.

    Namun, informasi mengenai penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

    Sampel Makanan Diperiksa BGN

    Menu MBG yang dikonsumsi para siswa dilaporkan terdiri atas sayur kol, wortel, serta gulai ikan dencis. Dugaan awal sempat diarahkan pada olahan ikan setelah sejumlah siswa mengalami rasa gatal di mulut segera setelah makan. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan secara medis maupun laboratoris.

    Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Benget Panjaitan mengatakan sampel makanan telah diambil Badan Gizi Nasional (BGN) untuk diperiksa.

    BGN bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga telah turun melakukan pengecekan. Hingga pemeriksaan selesai, penyebab pasti gangguan kesehatan para siswa belum dapat disimpulkan.

    SPPG Dihentikan Sementara

    Imbas kejadian tersebut, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo Berastagi Sempajaya dihentikan sementara.

    Kasubag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Medan, Erdianta Sitepu, mengatakan SPPG tersebut telah disuspensi. Berdasarkan surat yang beredar, penghentian hak operasional dapat berlangsung paling lama 30 hari sambil menunggu pemenuhan sejumlah kewajiban dan proses evaluasi.

    SPPG tersebut berada di bawah Yayasan Manunggal Kartika Jaya. Dandim 0205/Tanah Karo menjelaskan pihak Kodim menyediakan lokasi dan melakukan pendampingan, sedangkan pengelolaan dilaksanakan oleh yayasan bersama mitra.

    Penyebab Belum Bisa Disimpulkan

    Peristiwa tersebut kini masih dalam proses investigasi. Pemeriksaan laboratorium menjadi penting untuk memastikan apakah gangguan kesehatan berasal dari kontaminasi bahan pangan, proses pengolahan, penyimpanan, distribusi, atau faktor lainnya.

    Karena itu, penyebutan makanan tertentu sebagai penyebab keracunan masih bersifat dugaan dan belum dapat dianggap sebagai kesimpulan akhir sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan.

    Pemeriksaan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memastikan standar keamanan pangan pada program MBG dijalankan secara konsisten, khususnya mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga makanan diterima oleh siswa.

     

     

    Karo Keracunan MBG Makan Bergizi Gratis
    Share. Facebook Twitter Tumblr Email WhatsApp

    Related Posts

    Bukti T1-19 Dipersoalkan, Frasa “Pertama dan Terakhir” Tak Lagi Terlihat

    October 7, 2026

    Peringatan Pidana dalam Pemeriksaan Ahli Dipersoalkan Dr. Alessandro Rey

    October 6, 2026

    Bawa Pesan Kasih dan Penguatan Rohani, Benni Rusli Layani Warga Binaan Lapas Subang

    October 6, 2026
    Terkini
    Ekonomi

    Yulianto Kiswocahyono Soroti Pelemahan Rupiah

    By TresnandaJuly 27, 20260

    Gema-Nusantara.id – Jakarta, 27 Juli 2026 – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar…

    Yulianto Kiswocahyono dan Eko Wahyu Pramono Hadirkan Kajian Kritis Hukum Pajak

    September 17, 2026

    Yulianto dan Eko Wahyu Soroti Turunnya Kemenangan DJP di Pengadilan Pajak

    May 26, 2026

    Yulianto dan Eko Serahkan Buku Pengadilan Pajak kepada Ketua KADIN Jatim

    September 23, 2026
    Tentang Kami

    PT GEMA NUSANTARA INDONESIA adalah perusahaan media digital yang menaungi GemaNusantara.id sebagai platform media siber dengan tagline “Berita untuk Indonesia”.

    Update

    Bukti T1-19 Dipersoalkan, Frasa “Pertama dan Terakhir” Tak Lagi Terlihat

    October 7, 2026

    Peringatan Pidana dalam Pemeriksaan Ahli Dipersoalkan Dr. Alessandro Rey

    October 6, 2026
    Kontak

    Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia
    NIA : 001.0001.000088

    Email : saintadipati@gmail.com
    Kontak: 0888xxxxxxxxx

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Peraturan Media Siber
    • Redaksi
    • Kontak
    © 2026 Gema Nusantara.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.